Selasa, Mei 19, 2009

SEKOLAH ALIH PROFESI?

Mungkin terdegar asing di benak kita saat membaca judul di atas. Tapi dengan begitu semoga bisa menarik anda untuk membaca artikel ini. kita semua tahu bahwasannya sekolah adalah sarana pendidikan, mencari ilmu dan berbagai macam kegiatan yang bermanfaat ,dan arena pengembangan bagi siswa-siswi dalam hal-hal yang positif. Akan tetapi saat ini, sekolah bukan lagi dijadikan tempat menuntut ilmu, sekolah telah alih profesi menjadi tempat arena pengembangan hawa nafsu. Mengapa demikian??....

Ya... yang telah kalian ketahui semua, berbagai kasus telah terkuak sedemikian rupa dengan berbagai macam jenis yang berbeda-beda. Entah itu dimulai dari kasus merokok, pemakaian narkoba, masalah daftar hadir, bolos sekolah, tauran, bahkan pertengkaran antara siswi putri yang saat ini marak-maraknya terjadi. Tapi yang saat ini sedang naik daun seperti band hijau daun adalah kasus “ajang perbuatan mesum” !!!
Mungkin sudah menjadi rahasia umum yang tidak perlu diperjelas karena sudah jelas. Kasus yang mengguncangkan dunia sekolah ini telah bertebaran dimana-mana. Berbagai persepsi dari para warga sekolah mengenai masalah tersebut menjadi makanan empuk penikmat gosip dalam “kisah seputar sekolah”.
Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa sekolah beralih profesi?... sebenarnya sekolah tidak pernah beralih profesi, sekolah tetap menjadi sarana pembelajaran. Hanya saja tempat yang seharusnya dijadikan tempat menuntut ilmu disalah gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kasus tenar ini bukan hanya merusak nama baik pelakunya, akan tetapi merusak nama baik sekolah pula. Sekolah berstandar internasional mengapa menjadi begini? Mengapa selaku siswa-siswi merendahkan derajat sekolah dengan prilakunya, bukannya membesarkan nama sekolah dengan prestasinya? Bukankah kita harusnya merasa bangga berada di area standar internasional? Kalau begini kenyataannya apa kita masih pantas untuk berbangga hati?... jawaban tertuju pada anda...
Semoga musibah besar ini untuk yang terakhir kalinya. Dan tidak ada lagi kasus-kasus yang serupa yang membuat mata melotot saat mendengarnya. Ini juga harus kita jadikan bahan renungan bagi diri kita sendiri. Maka dari itu berhati-hatilah dalam bersikap maupun segala tindakan anda yang mungkin akan merugikan diri anda sendiri dan juga sekolah. Mari kita jadikan sekolah sebagai ajang “pembuatan prestasi “bukan ajang “perbuatan mesum”...!!



Artikel ini di tulis oleh: Nela Mulsifa (fs,fb/blogg: laslie_zeta@yahoo.com/gembelbiasa.blogspot.com)


1 komentar: